DLTA
Delta Djakarta TbkDLTA (Delta Djakarta Tbk) bergerak di sektor Konsumen Primer. Dalam dataset ini tercatat membagikan dividen pada 6 tahun, dengan 6 tahun beruntun terakhir. Dividen terakhir total Rp 181/lembar (tahun pembayaran 2026). Secara historis, tren jumlah cenderung turun, waktu pembagian cukup teratur (pertumbuhan DPS ≈ -6,26%/tahun). Bulan ex-date yang paling sering muncul adalah Mei. Angka di atas adalah data sekunder dan bukan saran investasi.
Analisis dividen
Kalkulator dividen
Estimasi penerimaan setahun berdasarkan dividen 12 bulan terakhir (Rp 181/lembar).
- Dividen bruto
- Rp 181.000
- PPh final 10% (setor sendiri)
- - Rp 18.100
- Diterima bersih (setahun)
- Rp 162.900
Sejak 2021, PPh final 10% atas dividen disetor sendiri (paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya), bukan dipotong emiten. Bisa 0% bila dividen direinvestasikan sesuai syarat. Estimasi, bukan saran investasi.
Perilaku harga di sekitar dividen
Rata-rata dari 6 event dividen DLTA (2020-2026), relatif pasar. Pola historis, bukan saran investasi.
Perkiraan jadwal berikutnya
- interim: perkiraan ex-date sekitar September 2026 (≈1 bulan lagi) · keyakinan rendah
- final: perkiraan ex-date sekitar Juni 2027 (≈11 bulan lagi) · keyakinan tinggi
- Referensi: dividen terakhir Rp 181/lembar (2026). Jumlah berikutnya tidak diprediksi.
Perkiraan pola historis; jumlah tidak diprediksi. Bukan saran investasi.
Ekspor ke kalender
Tambah jadwal + pengingat 1 hari sebelum ex-date ke kalendermu.
Grafik historis
| Tahun | DPS (Rp) |
|---|---|
| 2021 | 250 |
| 2022 | 300 |
| 2023 | 325 |
| 2024 | 281 |
| 2025 | 172 |
| 2026 | 181 |
Riwayat lengkap
- Finalkeyakinan sedangRp 181 / lembarCum date · beli sebelum3 Juli 2026Ex date6 Juli 2026Pembayaran24 Juli 2026Yield9,5%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 172 / lembarCum date · beli sebelum30 Juni 2025Ex date1 Juli 2025Pembayaran18 Juli 2025Yield7,58%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 281 / lembarCum date · beli sebelum28 Mei 2024Ex date29 Mei 2024Pembayaran19 Juni 2024Yield8,36%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 325 / lembarCum date · beli sebelum26 Mei 2023Ex date29 Mei 2023Pembayaran16 Juni 2023Yield8,08%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 300 / lembarCum date · beli sebelum24 Juni 2022Ex date27 Juni 2022Pembayaran15 Juli 2022Yield7,21%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Interimkeyakinan sedangRp 250 / lembarCum date · beli sebelum1 September 2021Ex date2 September 2021Pembayaran24 September 2021Yield6,31%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
Pertanyaan umum tentang dividen DLTA
Kapan DLTA membagikan dividen berikutnya?⌄
Berdasarkan pola historis (ex-date paling sering di Mei), perkiraan ex-date DLTA berikutnya sekitar September 2026 — perkiraan, bukan kepastian.
Berapa dividen terakhir DLTA?⌄
Dividen terakhir DLTA total Rp 181 per lembar untuk tahun pembayaran 2026.
Berapa yield dividen DLTA?⌄
Yield tercatat terakhir DLTA sekitar 9,5%. Yield berjalan (dividen 12 bulan terakhir dibagi harga terkini) ditampilkan otomatis di halaman DLTA dan ikut bergerak mengikuti harga saham.
Apakah DLTA rutin membagikan dividen?⌄
DLTA tercatat membagikan dividen pada 6 tahun, termasuk 6 tahun beruntun terakhir dalam dataset ini.
Emiten serupa
Emiten lain di sektor Konsumen Primer.