Banyak investor pemula kehilangan dividen hanya karena salah memahami tanggal. Padahal aturannya sederhana: yang menentukan apakah kamu berhak atas dividen adalah apakah kamu memegang saham sampai cum-date.
Empat tanggal penting
- Cum-date: hari terakhir kamu masih bisa membeli saham dan tetap berhak atas dividen. Inilah tanggal paling actionable.
- Ex-date: biasanya satu hari bursa setelah cum-date. Jika kamu baru membeli pada/ sesudah ex-date, kamu TIDAK dapat dividen periode itu.
- Recording date: tanggal perusahaan mendata pemegang saham yang berhak.
- Payment date: tanggal dividen benar-benar masuk ke rekening (bisa beberapa minggu setelah ex-date).
Contoh
Misal sebuah emiten menetapkan cum-date 22 Juni dan ex-date 23 Juni. Untuk dapat dividen, kamu harus sudah memegang saham paling lambat penutupan bursa 22 Juni. Membeli pada 23 Juni berarti melewatkan dividen kali ini. Karena itu, di Dividen IDX kami menonjolkan cum-date dengan label “beli sebelum”.
Perlu diingat, harga saham umumnya turun mendekati besarnya dividen pada ex-date (penyesuaian otomatis). Jadi membeli mepet cum-date hanya untuk “menangkap” dividen belum tentu menguntungkan setelah pajak dan penyesuaian harga.
Lihat kalender ex-dividend