PTPS
Pulau Subur TbkPTPS (Pulau Subur Tbk) bergerak di sektor Konsumen Primer. Dalam dataset ini tercatat membagikan dividen pada 4 tahun, dengan 4 tahun beruntun terakhir. Dividen terakhir total Rp 4,5/lembar (tahun pembayaran 2026). Secara historis, tren jumlah cenderung naik, waktu pembagian sangat teratur (pertumbuhan DPS ≈ +55,36%/tahun). Bulan ex-date yang paling sering muncul adalah Juni. Angka di atas adalah data sekunder dan bukan saran investasi.
Analisis dividen
Kalkulator dividen
Estimasi penerimaan setahun berdasarkan dividen 12 bulan terakhir (Rp 11/lembar).
- Dividen bruto
- Rp 11.000
- PPh final 10% (setor sendiri)
- - Rp 1.100
- Diterima bersih (setahun)
- Rp 9.900
Sejak 2021, PPh final 10% atas dividen disetor sendiri (paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya), bukan dipotong emiten. Bisa 0% bila dividen direinvestasikan sesuai syarat. Estimasi, bukan saran investasi.
Perilaku harga di sekitar dividen
Rata-rata dari 6 event dividen PTPS (2020-2026), relatif pasar. Pola historis, bukan saran investasi.
Perkiraan jadwal berikutnya
- interim: perkiraan ex-date sekitar November 2026 (≈4 bulan lagi) · keyakinan sedang
- final: perkiraan ex-date sekitar Juni 2027 (≈11 bulan lagi) · keyakinan tinggi
- Referensi: dividen terakhir Rp 4,5/lembar (2026). Jumlah berikutnya tidak diprediksi.
Perkiraan pola historis; jumlah tidak diprediksi. Bukan saran investasi.
Ekspor ke kalender
Tambah jadwal + pengingat 1 hari sebelum ex-date ke kalendermu.
Grafik historis
| Tahun | DPS (Rp) |
|---|---|
| 2023 | 1.2 |
| 2024 | 2.2 |
| 2025 | 10.3 |
| 2026 | 4.5 |
Riwayat lengkap
- Finalkeyakinan sedangRp 4,5 / lembarCum date · beli sebelum29 Mei 2026Ex date2 Juni 2026Pembayaran11 Juni 2026Yield3,26%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Interimkeyakinan sedangRp 3,5 / lembarCum date · beli sebelum27 November 2025Ex date28 November 2025Pembayaran15 Desember 2025Yield1,73%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Interimkeyakinan sedangRp 3 / lembarCum date · beli sebelum13 Agustus 2025Ex date14 Agustus 2025Pembayaran27 Agustus 2025Yield1,9%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 3,8 / lembarCum date · beli sebelum27 Mei 2025Ex date28 Mei 2025Pembayaran12 Juni 2025Yield4,52%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Finalkeyakinan sedangRp 2,2 / lembarCum date · beli sebelum26 Juni 2024Ex date27 Juni 2024Pembayaran10 Juli 2024Yield2,75%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
- Interimkeyakinan sedangRp 1,2 / lembarCum date · beli sebelum15 Desember 2023Ex date18 Desember 2023Pembayaran29 Desember 2023Yield0,71%
Auto-ingest stockanalysis/S&P Global (sinkron harian). Tipe ditentukan heuristik bulan; cum_date & verifikasi sumber kedua menyusul. [cum=H-1 bursa] [yield=close cum]
Pertanyaan umum tentang dividen PTPS
Kapan PTPS membagikan dividen berikutnya?⌄
Berdasarkan pola historis (ex-date paling sering di Juni), perkiraan ex-date PTPS berikutnya sekitar November 2026 — perkiraan, bukan kepastian.
Berapa dividen terakhir PTPS?⌄
Dividen terakhir PTPS total Rp 4,5 per lembar untuk tahun pembayaran 2026.
Berapa yield dividen PTPS?⌄
Yield tercatat terakhir PTPS sekitar 3,26%. Yield berjalan (dividen 12 bulan terakhir dibagi harga terkini) ditampilkan otomatis di halaman PTPS dan ikut bergerak mengikuti harga saham.
Apakah PTPS rutin membagikan dividen?⌄
PTPS tercatat membagikan dividen pada 4 tahun, termasuk 4 tahun beruntun terakhir dalam dataset ini.
Emiten serupa
Emiten lain di sektor Konsumen Primer.